Senin, 21 Maret 2016

E-goverment

penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.
Jenis-jenis E-Government :
Government to Citizen (G2C) Berupa teknologi informasi yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan interaksi pemerintah dengan masyarakat dan untuk mempermudah masyarakat dalam mencari informasi tentang pemerintahan. Contoh : www.jabarprov.go.id
Government to Business (G2B) Merupakan tipe hubungan pemerintah dengan pembisnis. karena diperlukan relasi yang baik antara pemerintah dengan kalangan bisnis demi kemudahan berbisnis masyarakat kalangan pembisnis. Contoh : www.indotender.com
Government to Government (G2G) Web pemerintah yang dibuat untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan antara satu pemerintahan dengan pemerintahan yang lainnya dengan tujuan untuk memperlancar kerjasama antara pemerintahan-pemerintahan yang bersangkutan. Contoh : www.embassyofindonesia.org
Government to Employees (G2E) Merupakan tipe hubungan yang ditujukan untuk pegawai-pegawai pemerintahan (pegawai negeri) untuk neningkatkan kinerja dan kesejahteraan para pegawai yang bekerja dislahsatu institusi pemerintah. Contoh : www.sdm.depkeu.go.id

E-Goverment di Indonesia
1. Belum ada komitmen dari kalangan elite politik, dalam hal ini yaitu kepala daerah (pemerintah daerah) untuk melaksanakan e-gov dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Jadi, meskipun sudah tersedia dana dan aparat yang kompeten dalam bidang teknologi informasi, e-gov tidak akan terlaksana.
2. Faktor Sumber Daya Manusia
Karena e-gov pada awalnya dilaksanakan dengan sistem proyek dan tidak adanya transformasi pengetahuan kepada aparat yang berwenang (bertugas sebagai operator yang mengupdate data), maka setelah proyek tersebut selesai, aparat tersebut kurang mampu untuk mengoperasikan programnya sehingga data yang tersedia tidak update lagi. Kemudian karena kurangnya kesadaran dari beberapa aparat di dinas-dinas setempat, maka aparat yang bertugas sebagai operator yang mengupdate data harus turun sendiri ke lapangan untuk mencari data yang diperlukan.

E - Government di Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat sudah menerapkan e - government dan memiliki website tersendiri yaitu jabarprov.go.id. Hingga saat ini website e - government Jawa Barat masih terlihat aktual dan up to date. Terdapat 4 dimensi utama dalam implementasi e - government yaitu dimensi kebijakan, perencanaan, aplikasi, infrastruktur dan kelembagaan.
a) Kebijakan
Dari segi kebijakan pada website Provinsi Jawa Barat yaitu jabarprov.go.id menuangkannya dalam visi dan misi serta program kerja Program kerja yang tercantum pada website ialah RPJMD, RPJPD, dan RKPD. Kemudian melalui banyak berita mengenai kebijakan -  kebijakan yang telah maupun yang akan dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meskipun itu hanya sekedar berita dan tidak selalu memberi tau keterangan lebih lanjut mengenai kebijakan - kebijakan tersebut.
b) Perencanaan
Perencanaan disini pun tidak jauh berbeda dengan kebijakan yaitu tercantum dalam berita berita yang terdapat pada website e - government. Selain itu perencanaan tersebut juga diperlukan dalam pelaksanaan e - government itu sendiri, membuat rencana tentang unit satuan kerja yang bertugas dalam menangani e - government Provinsi Jawa Barat dan bertanggung jawab penuh atas itu.
c) Aplikasi
Pada website jabarprov.go.id dicantumkan pada bagian layanan aplikasi untuk info lelang, bursa kerja, pajak kendaraan, perizinan, dan link terkait.
d) Kelembagaan
Sejauh ini pada website jabarprov.go.id tidak mencantumkan atau menjelaskan mengenai latar belakang maupun profil unit kerja yang menangani e - gov nya saat ini.
DIlihat secara visual website jabarprov.go.id memiliki tampilan layout yang bagus dan cukup menarik. Simple dan mudah saat digunakan. Selain itu website juga terlihat sering di update atau dipaharui kontennya. Namun sayangnya dalam kategori aplikasi untuk pelayanan, website ini hanya memiliki sedikit pilihan kategori layanan pemerintah dan kurang lengkap.
Penerapan e - gov di Indonesia sudah berlandaskan dan mengacu pada peraturan - peraturan hukum yang lengkap dan jelas. Namun pada implementasinya pemerintah daerah Jawa Barat hanya melaksanakan e - government sebatas pembuatan dan pengembangan website atau aplikasi saja. Dan merasa sudah selesai setelah segala berita atau aplikasi pelayanan untuk menghubungkan masyarakat dengan pemerintah sudah ada pada website. Memang tampilan website nya sudah bagus dan dibuat mudah bagi masyarakat untuk menggunakannya, tetapi penerapan e - government ini masih sangat kurang sosialisasi. Jadi selama ini tidak banyak masyarakat yang merasakan manfaat kemudahan pelayanan pemerintah dan interaksi melalui e - government ini.
E - Government di kota Bandung
Sama seperti Jawa Barat, Kota Bandung pun sudah memiliki website resmi yaitu bandung.go.id. Website ini juga terlihat masih cukup aktual /
up to date dengan post berita terakhir tanggal 4 maret 2014. Jika dilihat dari aspek kebijakan, perencanaan, aplikasi, dan kelembagaan pada aspek kebijakan dapat dilihat dari
Website kota Bandung ini terlihat lebih mengedepankan informasi seputar kota Bandung sendiri dibandingkan mengenai pemerintah kota. Dalam website ini banyak mencantumkan berita – berita dan program serta daerah yang potensial menjadi tempat wisata. Karena itu hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan kota Bandung melalui website ini untuk menggaet wisatawan.
Dari segi pelayanan untuk aplikasi yang biasa terdapat dalam e – government terlihat masih kurang diperhatikan. Karena tidak banyak tercantum aplikasi yang dapat memudahkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Kalaupun ada itu dalam bidang pariwisata, pendidikan dan investasi. Namun masih belum ada kemudahan bagi masyarakat dalam pelayanan publik seperti pajak, listrik, bisnis (e – business) dll.

http://dwinaapr.blogspot.co.id/2014/03/pelaksanaan-e-government.html






Cara Koneksi Ke Network



Cara menghubungkan laptop komputer ke wifi atau hotspot :

Pada sekarang ini internet memang menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi sebagian orang. selain internet memang merupakan tempatnya informasi, akses internet juga sangat mudah untuk didapat. mulai dari melalui hp maupun perangkat lain seperti pc. salah satu akses internet yang cukup digemari adalah menggunakan sebuah jaringan wifi atau hotspot. wifi atau hotspot ini sedah banyak tersedia ditempat umum seperti misalnya mall, cafe, kampus dan lain sebagainya yang dapat kita gunakan secara gratis dan umumnya memiliki kecepatan akses yang sangat bagus.

Pada postingan kali ini eedownloadgratis.blogspot.com akan memberikan sebuah tutorial sederhana tentang bagaimana cara koneksi ke jaringan wifi atau hotspot melalui laptop windows 7. sebagian besar dari pembaca blog ini saya yakin sudah sangat mahir melakukan ini. ini hanya diperuntukkan bagi para pemula saja karena kita tau bahwa tidak akan ada yang namanya master tanpa melalui tahap pemula terlebih dahulu.

Berikut ini adalah langkah-langkah menghubungkan laptop , komputer ke jaringan wifi atau hotspot di windows 7..!
  • Pastikan bahwa anda sedang berada di area yang terdapat jaringan wifi atau hotspot yang sedang aktif. 
  • lihat pada bagian pojok kanan bawah layar desktop anda, terdapat icon signal dan sistem try.

NB: Jika pada layar desktop tidak terlihat icon signal, anda bisa mencainya pada system try, untuk letak dari system try ini bisa dilihat pada gambar pertama diatas.

Jika didapati tampilan icon signal seperti diatas yaitu terdapat anda silang merah, itu berarti anda tidak sedang berada pada area yang terdapat jaringan wifi atau hotspot. dan jelas anda tidak bisa mengakses wifi didaerah yang tidak terdapat wifinya ^_^. Jika ditempat anda sedang berada terdapat jaringan wifi yang terjangkau oleh system.
  • Untuk mulai menghubungkan laptop anda ke wifi, klik icon signal tersebut.
  • Akan muncul sebuah windows. akan terdapat nama dari jaringan wifi yang sedang aktif atau tersedia pada tab wireless network connection.
  • Klik salah satu dari daftar nama wifi yang tersedia (jika ada banyak). kemudian klik connect.
  • Tunggu beberapa saat hingga laptop atau komputer benar-benar terhubung pada jaringan wifi tersebut.
  • Jika laptop atau komputer sudah terhubung pada wifi tersebut, maka pada nama wifi yang tadi anda pilih akan terlihat seperti dibawah ini yaitu connected atau terhubung
SELESAI...!
Perangkat anda sudah terhubng pada jaringan wifi, sekarang anda sudah bisa mengakses internet secara gratis (kalau gratis ^_^) . Untuk membuat jaringan wifi atau hotspot sendiri pada laptop dan komputer, anda bisa membaca artikel sebelumnya yaiu tentang Cara membuat jaringan wifi atau hotspot di laptop windows 7. sekian postingan tentang cara menghubungkan laptop ke wifi. semoga bermanfaat.

Cara kerja Network

CARA KERJA JARINGAN/NETWORK :
Pengertian dari jaringan (network) adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang saling berhubungan. Informasi dan data dihubungan melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan kompuyter dapat saling bertukar informasi, dokumen dan data, serta mencetak dengan printer yang sama. Selain itu, juga dapat bersama-sama menggunakan hardware atau software yang terhubun dengan jaringan. Jaringan komputer ada era globalisasi ini hampir merpakanj suatu keharusan, karena penggunaan jaringan komputer dapat membantui pengguna bekerja lebih cepat prktis dan efisien baik tenaga mmaupun waktu.
1. JENIS-JENIS JARINGAN
Jaringan komputer ada 3 jenis, antara lain sebagai berikut:
· Local Area Network (LAN)
Lokal Area Network (LAN) adalah suatu jarinan ang menggabungksn antara perangkat keras dan perangkat lunak setiap komputer dengan mempunyai data yan sama dan mempunyai kecepatantransfer data tingi agar dapat saling bekomunikasi (sharing) dalam area kerja tertentu.
· Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan system jaringan komputer yang mempunyai area kerja antar satu kota dalam suatu provinsi. Area jariongan MAN lebih besar daripada jaringan area LAN. Jaringan MAN berguna untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus dan kantor pusat yan masih ada dalam 1 jangkauannya.
· Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network adalah jaringan komputerv yang ruang lingkupnya mencapai antar provinsi bahkan antar negara. Biasanya menggunakan jaringan satelit atau jariongan bawah laut. Misalnya pada jaringan Bank ABN UMRO.
2. KOMPONEN PERANGKAT KERAS UNTUK PEMBANGUNAN JARINGAN
Untuk membangun jaringan LAN dibutuhkan beberapa komponen penting, diantaranya sebagai berikut.
a. Komputer untuk server, yaitu suatu komputer yang dijadikan sebagai pusat atau pengandali yan berisi program dan data serta berfungsi sebagai penyedia layanan kepada komputer atau program lain yan sama atau berbeda.
b. Komputer untuk workstation (client), yaitu komputer yang dijadikan sebgai client, yang bekerja sebagai pengolah data yan diakses dari komputer server.
c. LAN card atau NIC (Network Interface Card), yaitu perangkat keras untuk melakukan komunikasi antar komputer atau antar jaringan
d. Hub, digunakan untuk menghubungkan beberapa antar segmen Ethernet menjadi satu segmen. Dalam hal ini, komputer yang terhubung dalam sebuah hub melakukan pertukaran data secara bergantian.
e. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), digunakan untuk menghubungkan komputer dalam suatu jaringan.
f. Konektor RJ 45 merupakan penghubung atau konektor untuk kabel UTP.
Selain komponen untuk perangkat keras di atas peralatan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan atau memperluas jaringan (Internetworking) adlah sebagai berikut.
1. switch, berfungsi untuk mengalokasikan jalur lalu lintas data dari setiap segmenjaringan ke jaringan tujuan. Dengan menggunakan switch, lalu lintas dari dan ke beberapa segmen jaringan daopat dilakukan seara bersama-sama.
2. repeater, meupakan periferal untuk mengulangi sinyal yangditerima sebelum dikiri ke alamat tujuan dalam system jaringan. Repeaterini dapat tergabuing dengan hub yang sering disebut denan hub aktif
3. bridge, merupakan periferal jaringan mengubungkan beberapa segmen jaringan sepanjang jalur data. Periferal ini digunakan untuk menggabungkan beberapa jaringan.
4. gateaway, yaitu alat alat yang dipakai jika jarinan osi dari 2 buah jaringan LAN benar-benar tidak identik. OSI merupakan suatu standar komunikasi antar mesin yang terdiri atas 7 lapisan. Jika OSI berasal dari jaringan yang berbeda, maka jaringan menggunakan arsitektur yang berbeda pula. Hal ini berarti ketrujuh lapisan OSI juga berlainan.
3. TOPOLOGI JARINGAN
Topologiu jaringan merupakan arsitektur komputer jaringan, yaitu bagfaiman suatu jaringan disusun sedemekian rupa sehingga komputer dapat salin terhubung satu dengan yang lainnya.
a. Topologi Bus
Jaringan yang menggunaka topologi bus diseut uga dengan linier bus karena hubungannya hanya melalui satu kabek yang linier
b. Topologi Star (bintang)
Dalam topologi star, hubungan antarnode duhubungkan dengan peralatan yang disebut dengan hub atau concentrator.
c. Topologi Ring
Setiap node dalam topologi ring saling berhubungan dengan node lainnya sehingga berbentuk seperti lingkaran.
4. PERALATAN JARINGAN
Hubungan komunikasi antar komputer harus mengunaka suatu peralatan yang dipasang.
a. kartu antar muka jaringan ( NIC)
kartu antar muka jaringan yang disingkat NIC atau juga disebut adaptor merupakan peraalatan utama yang harus ada uintuk menunjang komunikai antar komputer.
b. Media Penghubung Jaringan
1. jaringan menggunakan kabel (Wired Network)
beberapa macam kabel yang sering digunakan pada jaringan komputer, antara lain:
a) kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair)
b) kabel STP ( Shielded Twisted Pair)
c) kabel koaksial
d) serat optik
5. PROTOKOL JARINGAN
Merupakan suatu yang sama dalan cara komunikasi berkomunikasi antar komputer.
· Protokol Komunikasi Antarperalatan Jaringan
· Protokol Dari Siste Operasi Yang Digunakan
6. CARA KERJA JARINGAN
Cara kerja dan jaringan komputer dapoat dilihat dari tipe jaringannya
A. Jaringan Berbasis Server
Disebut juga client-server terdiri dari server yang biasanya menggunakan system operasi windows 2000 server, dan cloent menggunakan system operasi Windows 98se, Windows 2000 profesional dan windows xp sert yang lainnya.
B. Jaringan Peer To Peer
Pada jaringan peer to peer, setiap kompurter dapat membuka account user dan berbagi sumber (sharing) dengan komputer yang lain dalam suatu jaringan, sehingga bersifat sebagai server sekaligus bersikap workstation.
7. MODEM
Dua jenis modem :
a. modem internal
b. modem eksternal
merek modem yang dapat anda temukan di pasaran antara lain:
a. robotic
b. prolink
c. rockwell’
d. tp-link
e. d-link

Infrastuktur Net

A.  Definisi Infrastruktur Jaringan
Suatu infrastruktur jaringan terdiri dari perpaduan banyak technology dan system. Sebagai administrator jaringan anda harus mumpuni dalam menguasai technology-2 terkait agar nantinya infrastruktur jaringan anda bisa dipelihara dengan mudah, di support dengan baik, dan memudahkan dalam troubleshooting jika terjadi suatu masalah baik itu berupa masalah kecil sampai ambruknya system jaringan anda secara global.
Fisik dan logical Infrastruktur
Suatu infrastruktur jaringan adalah sekumpulan komponen-2 fisikal dan logical yang memberikan pondasi konektifitas, keamanan, routing, manajemen, access, dan berbagai macam fitur integral jaringan. Misalkan jika jaringan kita terhubung Internet, maka kita akan lebih banyak memakai protocol TCP/IP suite yang merupakan protocol paling banyak dipakai pada jaringan baik pada jaringan berskala kecil dirumahan sampai jaringan global internet.
a)      Infrastruktur Fisik
Suatu infrastruktur yang akan banyak berhubungan dengan komponen fisik suatu jaringan (tentunya sesuai dengan design jaringan yang anda buat) seperti:
1)      Yang berhubungan dengan masalah perkabelan jaringan, yaitu kabel jaringan yang sesuai dengan topology jaringan yang anda pakai. Misal jika dalam jaringan anda memakai backbone Gigabit Ethernet maka sudah seharusnya anda memakai kabel CAT5e yang bisa mendukung speed Gigabit.
2)      Semua piranti jaringan seperti:
·         Router yang memungkinkan komunikasi antar jaringan local yang berbeda segmen,
·         Switches, bridges, yang memungkinkan hosts terhubung ke jaringan
·         Servers yang meliputi seperti server data file, Exchange server, DHCP server untuk layanan IP address, DNS server dan lain-2, dan juga hosts .
3)      Infrastruktur fisik bisa termasuk didalamnya technology Ethernet dan standard wireless 802.11a/b/g/n, jaringan telpon umum (PSTN), Asynchronous Transfer Mode (ATM), dan semua metoda komunikasi dan jaringan fisik nya.

b)   Infrastruktur Logical
Infrastruktur logical dari suatu jaringan komputer bisa merupakan komposisi dari banyak elemen-2 software yang menghubungkan, mengelola, dan mengamankan hosts pada jaringan. Infrastruktur logical ini memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer melewati jaringan fisik yang sesuai dengan topology jaringan. Sebagai contoh dari infrastruktur logical ini adalah komponen-2 seperti :
1)      Domain Name System (DNS), yang merupakan system untuk memberikan resolusi name dari permintaan resolusi name dari clients.
2)      Directory services, yang merupakan layanan directory untuk meng-authentikasi dan authorisasi user untuk masuk dan menggunakan resources jaringan.
3)      Protocol-2 jaringan seperti protocol TCP/IP, protocol jaringan yang sangat popular dan paling banyak dipakai sebagai protocol jaringan dari berbagai platform jaringan baikberplatform windows, Linux, Unix dan lainnya.
4)      System keamanan jaringan seperti:
·         Jika anda memakai jaringan Windows server, anda mestinya sudah melengkapi dengan system update patch yang dideploy secara automatis kepada semua host dalam jaringan anda seperti WSUS (Windows System Update Services).
·         System keamanan terhadap virus, kalau untuk kepentingan jaringan yang besar anda sudah seharusnya membangun suatu system antivirus corporate edition dimana semua clients akan terhubung ke server ini untuk download signature datanya secara automatis.
·         System keamanan terhadap segala macam ancaman terhadap jaringan anda yang juga terkait dengan infrastruktur fisik anda seperti firewall, pemakaian IPSec pada koneksi remote VPN dan lainnya.
·         Segala macam policy dan guidelines dari corporate tentang pemakaian resource jaringan juga tidak kalah pentingnya. Misal policy tentang pemakaian email dalam company yang tidak (mengurangi) untuk pemakaian pribadi seperti mailing list yang bisa memungkinkan banyak email spam dalam system exchange anda.
5)      Software client penghubung ke server, dan lain-2.

Setelah terbentuknya jaringan infrastruktur logical ini sebagai administrator perlu mempunyai pengetahuan untuk bisa memahami segala aspek technology yang terlibat didalamnya. Seperti anda harus bisa membuat design IP address untuk bisa dimplementasikan berdasarkan jaringan fisik yang ada, bagaimana anda akan memberikan IP address sebagai identitas masing-2 host pada jaringan, dan juga harus bisa melakukan troubleshooting kalau terjadi permasalahan jaringan yang berhubungan dengan konektivitas, addressing, access, security maupun masalah name resolution.
Dan yang lebih penting juga adalah masalah planning anda dalam menghadapi suatu disaster – suatu bencana dalam jaringan anda. Bagaimana anda menyiapkan terjadinya suatu disaster, dan bagaimana anda akan melakukan restorasi kalau disaster itu benar-2 terjadi dan menyebabkan system anda ambruk. Untuk itu anda harus bisa mengantisipasi sejak dini dengan suatu perencanaan terhadap disaster.

Ad Hoc dan Infrastruktur
Ad Hoc secara bahasa berarti “untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu saja“. Dalam pengertian lain, jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada dan bersifat independen.
Ad Hoc Network adalah jaringan wireless yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad hoc disebut juga dengan spontaneous network atau disebut MANET (Mobile Ad hoc NETwork).


Contoh Penggunaan/Aplikasi di lapangan :
Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
Komersial, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music.
Jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau ruang kuliah.
Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 m, Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.

B.   Alat dan bahan
1. Access Point
Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

2. Antena Omni
Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja.

3. Box Access Point
Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper
Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over Ethernet)
Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka anda memerlukan alat “POE” ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kabel UTP/STP
Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)
Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.
·         Tower
Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.
·         1 buah Access Point
·         Satu atau lebih PC/laptop
·         Port NIC
·         1 buah kabel UTP (Straight)
·         LAN tester
C.  Sistem Kerja Infrastruktur
1)      Konfigurasi sederhana :
Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
Masuk ke “wireless network card properties” dan set “SSID” dengan nama tertentu (unique).
Set IP LAN static pada komputer. Patikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama.
Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
Satu sebagai host (access point) yang lain sebagai client. Atau semua bisa berperan sebagai host (multihost)
2)    Cara konfigurasi Ad Hoc :
Pada dasarnya jaringan AdHoc sangat sederhana dalam konfigurasinya, karena pada jaringan ini tidak memerlukan wireless router maupun access point.
Cara mensetting komputer utama :
Klik Start> Control Panel> Network Connections
·         Klik kanan pada wireless network connection, lalu klik Properties
·         Pada Wireless Network Connection Properties, klik tab Wireless Networks – Klik Add pada bagian Preferred networks
·         Selanjutnya isilah Network Name (SSID) untuk jaringan yang akan anda buat – Jangan lupa untuk mencentang check box This is a computer-to-computer (ad hoc)network: wireless access point are not used – Anda juga dapat membubuhkan WEP Password agar koneksi anda aman.
·         Klik OK dan OK lagi untuk menyimpan konfigurasi.
Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan mode infrastruktur. Pada mode infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari WLAN.
3)    Konfigurasi Infrastruktur (Client Server) dengan AP (Access Point)
Untuk dapat digunakan, tentunya Access Point harus dikonfigurasikan terlebih dahulu. Terdapat dua cara untuk mengkonfigurasikan Access Point(AP). Pertama, konfigurasi menggunakan W-LAN(Wireless LAN) card yang dipasang pada slot PCI, USB wireless ataupun mengunakan card PCMCIA. Kedua, konfigurasi menggunakan kabel UTP yang dihubungkan antara NIC di PC dengan salah satu port RJ-45 yang terdapat di AP.
1)      Pasangkan adaptor AP ke listrik rumah. Setelah access point menyala, hubungkan kabel UTP ke NIC yang ada di PC anda, kemudian pasangkan ujung satunya lagu ke port nomor 1 di access point.
2)      Setelah semuanya selesai, buka kontrol panel dengan cara mengklik Start/Control Panel, kemudian klik Network Connections.
3)      Setelah dialog Network Connection tampil, klik kanan icon ethernet LAN lalu pilih Properties.
4)      Pada kotak This connection uses the following items, klik internet Protocol(TCP/IP) kemudian klik tombol Properties.
5)      Pilih opsi Use the following IP address, lalu pada IP address masukkan IP dan subnet mask-nya. Untuk kelasnya, sesuaikan dengan kelas IP perangkat WLAN anda. Akhiri dengan mengklik tombol OK.
6)      Setelah selesai, buka web browser anda lalu pada address bar ketikkan ‘http://192.168.1.1’ kemudian tekan Enter.
7)      Maka akan muncul jendela user name dan password, pada user name ketik ‘admin’ kemudian pada bagian password biarkan saja kosong, tekan Enter.
Karena disini AP W-LAN merek Linksys yang kita gunakan, maka kita tidak perlu merasa bingung dengan segala perbedaan tampilan yang ada. Karena pada umumnya konfigurasi AP tidak terlalu berbeda jauh.
8)      Setelah anda menekan tombol Enter tadi, maka akan tampil jendel konfigurasi Access Point Linksys. Klik tab Wireless, dijendela inilah anda akan memasukkan nama jaringan wireless yang akan anda gunakan, atau yang sering disebut dengan SSID(Service set identifier).
9)      Pada Wireless Channel, klik tombol dropdown lalu pilih channel yang ingin anda gunakan.
10)  Untuk Wireless SSID Broadcast, pilih opsi Enable. Setelah semuanya selesai, simpan konfigurasi anda dengan cara mengklik tombol Save.
11)  Tunggu beberapa saat jika proses menyimpan tadi telah selesai, maka akan tampil sebuah gambar. Klik tombol Continue untuk melanjutkan
Sekilas tentang channel:
Pemahaman tentang channel sangat penting diketahui, karena channel merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi. Penentuan sebuah channel yang tepat sangat penting dilakukan agar setiap frekuensi tidak saling bertumpuk (overlap) dengan jaringan WLAN disekitar kita. Pada frekuensi 2.4GHz ini, ada channel yang dapat anda gunakan.
Keuntungan :
Tidak memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada ataupun tidak berfungsi lagi.
Mobile node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain, sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera dilaksanakan.
fleksibel terhadap suatu keperluan tertentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
Dapat direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).
Kerugian ( Permasalahan) :
Packet loss (rugi-rugi paket) akan terjadi bila transmisi mengalami kesalahan (error).
Seringkali terjadi disconnection, karena tidak selalu berada dalam area cakupan.
Bandwidth komunikasi yang terbatas
Lifetime baterai yang singkat.
Kapasitas kemampuan jangkauan mobile node yang terbatas dan bervariasi.